Tukad Cepung Waterfall Bali

Tukad Cepung Waterfall Bali ♡ Surga di balik bebatuan ♡
》》 Must Visit !

TUKAD CEPUNG 1

Pesona air terjun memang memiliki magnet tersendiri. Di Pulau Bali yang kecil ini bahkan masih menyimpan beberapa air terjun baru yang tak kalah indah. Termasuk air terjun Tukad Cepung di Dusun Penida Kelod, Tembuku, Bangli-Bali Indonesia. Seperti apa?

Air terjun Tukad Cepung mendadak menjadi objek wisata terkenal dalam beberapa bulan terakhir. Ini setelah beberapa foto yang diunggah ke media sosial oleh sejumlah petualang. Tak mudah menjangkau air terjun ini lantaran letaknya yang tersembunyi, meski dari kota Bangli tidak teramat jauh.

Rutenya, dari kecamatan Tembuku, melewati perempatan dengan simbol tugu jam dinding di dusun Penida Kelod. Dengan menempuh jarak 10 menit dari arah tugu Tembuku warga setempat bisa memandu.

Namun untuk bisa sampai lokasi pengunjung harus menyusuri beberapa dinding bebatuan. Barulah bisa benar-benar melihat dan menikmati keindahan air terjun yang menakjubkan ini.

Sesampainya di parkiran, beberapa pemuda yang merupakan anggota sekaa truna truni (STT) Dharma Bakti langsung menyambut dengan ramah. Sebelum memasuki hutan yang menjadi kawasan wisata ini, anggota STT terlebih dahulu menjalani ritual mesirat dengan dipercikan tirta (air suci, Red).

Selanjutnya, di pintu masuk terdapat juga dana punia sebagai bentuk sumbangan seikhlasnya. Selanjutnya dengan menyusuri jalan menurun yang diantar oleh salah seorang pemandu dari salah satu anggota STT. Sepanjang perjalanan yang menuruni jalan berundak, pemadangan alam sekitarnya tampak asri.

Lima belas meter sebelum sampai di lokasi, terdapat aliran air dam yang lumayan dalam, biasanya beberapa anak desa mandi di tempat tersebut. Selanjutnya kembali menuruni jalan berundak dari tanah yang dibuat oleh swadaya warga dusun Penida Kelod. Tak sampai disitu, pengunjung juga harus menyelinap ke tengah-tengah diantara tebing lantaran jalan yang sempit sebelum menemukan “surga” baru ini.

Air terjun dengan ketinggian 15 meter ini sekilas memang terlihat seperti air yang turun dari langit karena ujung tumpahan air yang terbuka ke atas menjadi silau karena cahaya matahari.

Leave a Reply

Note: Comments on the web site reflect the views of their authors, and not necessarily the views of the bookyourtravel internet portal. Requested to refrain from insults, swearing and vulgar expression. We reserve the right to delete any comment without notice explanations.

Your email address will not be published. Required fields are signed with *

*
*